July 31, 2026
Ruang Belajar Asa Cendekia: Kolaborasi Phapros, PNM Semarang, dan PKBM Al Huda
Di tengah perkembangan era digital, akses pendidikan masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat, termasuk warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Kawasan pesisir ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas pendidikan dan persoalan anak putus sekolah.
Melihat kondisi tersebut, PT Phapros Tbk bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Semarang dan PKBM Al Huda menghadirkan Ruang Belajar Asa Cendekia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang pendidikan.
Ruang belajar ini membuka akses pendidikan kesetaraan bagi masyarakat melalui Paket A, Paket B, dan Paket C, sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan formal.
Membuka Kesempatan Kedua melalui Pendidikan
Pada Jumat, 24 Juli 2026, Ruang Belajar Asa Cendekia resmi diresmikan. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan PT PNM, PT Phapros Tbk, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, peserta didik, serta guru PKBM Al Huda. Lebih dari sekadar ruang belajar, Asa Cendekia diharapkan menjadi kesempatan kedua bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan, memperoleh ijazah kesetaraan, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Perwakilan PT Phapros Tbk, Asyera Dewi Barita, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Bukan Sekadar Ruang, tetapi Harapan
Kehadiran Ruang Belajar Asa Cendekia membawa harapan agar pendidikan dapat menjadi bagian yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat Desa Sidorejo.
Program ini dirancang berlangsung selama tiga tahun, dengan target peserta didik dapat menyelesaikan pendidikan hingga lulus, khususnya Paket B dan Paket C. Dukungan juga akan diberikan secara berkala melalui beasiswa dan sarana pendidikan setiap enam bulan melalui kolaborasi Phapros dan PNM.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa dukungan terhadap pendidikan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas. Lebih dari itu, program diarahkan untuk memastikan peserta didik memperoleh pendampingan dan dukungan selama menjalani proses pendidikan.
Kolaborasi untuk Dampak yang Berkelanjutan
Kolaborasi PT Phapros Tbk, PNM Semarang, dan PKBM Al Huda menunjukkan bahwa dukungan pendidikan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi juga mencakup pendampingan dan keberlanjutan proses belajar.
Melalui semangat kolaborasi, pendidikan tidak hanya menjadi jalan untuk memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi bekal untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat.
Ruang Belajar Asa Cendekia hadir bukan sekadar sebagai tempat belajar, tetapi sebagai ruang tumbuhnya harapan untuk membuka kesempatan, membangun kemandirian, dan menyiapkan masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.



