August 17, 2026
Perkuat Komitmen terhadap Mutu dan Lingkungan, PT Phapros Tbk Laksanakan Audit Eksternal ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015
Penerapan sistem manajemen mutu dan lingkungan yang kokoh merupakan fondasi utama dalam memastikan operasional bisnis berjalan secara konsisten, efektif, dan patuh terhadap regulasi. Sebagai wujud komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan (continual improvement), PT Phapros Tbk sukses menggelar audit renewal ISO 9001 pada 10 Agustus 2026 – 12 Agustus 2026 yang dilanjutkan dengan audit surveillance ISO 14001 pada 13 Agustus 2026 – 14 Agustus 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen PT Phapros Tbk, yaitu Ibu Intan Abdams Katoppo selaku Direktur Utama, Ibu Ida Rahmi Kurniasih selaku Direktur Produksi, Bapak Ferdinand Troedu selaku Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM, serta Bapak Aries Badrus Sholeh selaku Wakil Manajemen. Proses audit dilaksanakan bersama tim auditor dari PT LRQA Business Assurance and Inspection Services Indonesia yang terdiri atas Ibu Chendra Yusianti, Bapak Oke Nuriayana, dan Bapak Edy Suryawirawan.
Keterlibatan jajaran manajemen, Wakil Manajemen, auditor eksternal, serta seluruh unit kerja menjadi bagian penting dalam
mendukung kelancaran proses audit sekaligus memastikan penerapan sistem manajemen berjalan secara konsisten dan efektif. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi PT Phapros Tbk untuk mengevaluasi efektivitas penerapan sistem manajemen, mengidentifikasi peluang peningkatan, serta memperkuat kesiapan perusahaan dalam menghadapi perkembangan dan dinamika standar internasional.
Audit ISO 9001 difokuskan pada evaluasi penerapan Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System). Auditor melakukan penilaian terhadap kesesuaian proses, dokumentasi, pengendalian operasional, pemenuhan persyaratan, serta efektivitas proses perbaikan berkelanjutan yang dijalankan perusahaan. Audit ini bertujuan untuk memperoleh penilaian yang objektif dan independen mengenai sejauh mana sistem manajemen telah terintegrasi dalam operasional harian. Proses evaluasi tidak hanya menitikberatkan pada kelengkapan dokumentasi administratif, tetapi juga meninjau keselarasan antara kebijakan perusahaan, prosedur kerja, praktik di lapangan, hingga bukti konkret
yang menunjukkan efektivitas pelaksanaan sistem.
Sementara itu, audit ISO 14001 bertujuan untuk memastikan Sistem Manajemen Lingkungan (Environmental Management System) tetap diterapkan dan dipelihara secara konsisten selama periode sertifikasi. Audit ini juga menjadi sarana untuk memantau kesesuaian sistem terhadap persyaratan standar, peraturan perundangan dan kewajiban kepatuhan lainnya, serta memastikan pengendalian terhadap aspek dan dampak lingkungan berjalan efektif. Selain itu, proses surveillance dilakukan untuk meninjau perkembangan kinerja lingkungan, tindak lanjut atas temuan audit sebelumnya, pengelolaan risiko dan peluang, serta upaya peningkatan berkelanjutan dalam penerapan sistem manajemen lingkungan.
Pelaksanaan audit dilakukan melalui proses pemeriksaan dokumen, interview dengan pihak terkait, serta verifikasi terhadap penerapan sistem di lapangan. Pendekatan tersebut memungkinkan auditor memperoleh gambaran mengenai kesesuaian antara prosedur yang
ditetapkan dengan implementasi aktual di setiap proses.
Salah satu aspek penting dalam keberlanjutan sistem manajemen adalah mengikuti perkembangan standar ISO. Pada ISO 14001, standar ISO 14001:2026 telah diterbitkan sebagai edisi terbaru yang menggantikan edisi sebelumnya. Perkembangan ini menjadi bagian penting bagi organisasi untuk memastikan Sistem Manajemen Lingkungan tetap relevan dengan kebutuhan organisasi, tuntutan perlindungan lingkungan, serta dinamika bisnis yang terus berkembang.
Dengan adanya standar terbaru tersebut, proses migrasi perlu dipersiapkan secara terencana melalui evaluasi gap, pembaruan konteks dan risiko, penyesuaian prosedur, peningkatan kompetensi personel, serta memastikan implementasinya berjalan efektif.
Melalui pelaksanaan audit eksternal ini, PT Phapros Tbk berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 melalui proses renewal serta memastikan keberlanjutan penerapan ISO 14001:2015 melalui audit surveillance. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga konsistensi penerapan sistem manajemen mutu dan lingkungan sekaligus memastikan kesesuaiannya dengan standar internasional yang berlaku.
Ke depannya, PT Phapros Tbk akan terus memperkuat efektivitas sistem manajemen, kepatuhan terhadap regulasi, serta kesiapan dalam menghadapi perkembangan standar internasional. Seiring diterbitkannya ISO 14001:2026, perusahaan akan mempersiapkan transisi menuju standar terbaru
melalui evaluasi gap, penyesuaian sistem dan prosedur, peningkatan kompetensi personel, serta penguatan implementasi di lapangan.
Dengan konsistensi dan kolaborasi seluruh insan Phapros, keberhasilan resertifikasi dan keberlanjutan sertifikasi ISO diharapkan dapat menjadi landasan dalam menjaga kualitas produk, meningkatkan efektivitas proses bisnis, serta mendukung operasional perusahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Melalui konsistensi, kolaborasi, dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan, Phapros terus memperkuat penerapan sistem manajemen mutu dan lingkungan untuk mendukung operasional yang berkualitas, efektif, dan berkelanjutan.



