July 29, 2020

PEHA Terapkan Sejumlah Strategi Hadapi Pendemi

JAKARTA: PT Phapros Tbk (PEHA) menerapkan sejumlah strategi untuk bisa survive dan lebih berkembang di tengah kondisi pandemic Covid-19 sepanjang tahun ini di antaranya fokus ke produk yang menghasilkan margin besar.

Direktur Utama PT Phapros Tbk Hadi Kardoko menjelaskan pihaknya akan akan menata kembali portofolio produk.

“Fokus ke produk yang menghasilkan margin besar sebagai langkah adaptasi terhadap dinamisasi perkembangan industri dan perekonomian dan resourcing bahan baku. Serta melakukan penghematan biaya operasional dengan dengan pendekatan New Normal,”  tuturnya dalam Public Expose yang digelar secara online di Jakarta (28/7).

Dalam era Covid ini, lanjutnya, new normal tidak hanya dalam bekerja tetapi juga new normal dalam portofolio produk.  Artinya, kita tidak lagi fokus kepada pareto yang dulu, pasti akan berubah.

“Selama ini kami ada 250 produk. Phapros harus mulai memilih portofolio yang bagus dan akan ditingkatkan. Ini terkait dengan penggunakan alat produksi yang dipakai untuk beberapa produk. Kami akan memilih produk-produk yang bisa mendorong kinerja.”

Selain itu, lanjut Hadi, PT Phapros Tbk, anak usaha PT Kimia Farma Tbk,  mendukung pencegahan penularan Covid- 19 dengan menggenjot produksi multivitamin, hand sanitizer dan produk lainnya yang sejalan untuk ini serta penambahan channel-channel modern outlet.  Baik di Phapros sendiri, ataupun di anak perusahaan, PT Lucas Djaja Group.

“Strategi lainnya dengan jalan memperkuat sinergi dengan holding dan grup dalam berbagai hal operasional maupun keuangan.”

Terkait dengan pendapatan dan laba tahun ini, PT Phapros Tbk bertekad mengejar target pertumbuhan dobel digit, dibandingkan dengan tahun buku 2019. 

“Target revenue dan laba kami tumbuh double digit dibandingkan tahun buku 2019, di atas 10%  pertumbuhan. Sebagai informasi pasar farmasi Indonesia sendiri berdasarkan data 2019  rata-rata tumbuh 6%-7%.”