June 11, 2026
Jalankan 5 Langkah Strategis, Phapros (PEHA) Optimistis Melanjutkan Tren Positif Pertumbuhan Penjualan & Laba Bersih Sepanjang 2026
JAKARTA, 11 Juni 2026 - PT Phapros Tbk ("PEHA"), perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, optimistis dapat melanjutkan tren positif kinerja keuangan pada tahun 2026. Tidak main-main, Phapros menargetkan penjualan pada tahun 2026 tumbuh di atas 20%, sedangkan laba bersih tumbuh double digit.
Phapros berhasil menjaga tren positif kinerja keuangan pada 2026. Setelah berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih tahun 2025 sebesar 109% dan penjualan sebesar 26,34% secara tahunan (year-on-year/y-o-y), PT Phapros Tbk mampu menjaga profitabilitas berkelanjutan di tahun 2026. Pada 3 bulan pertama tahun 2026, Phapros kembali membukukan pertumbuhan laba bersih signifikan yang mencapai 112,86% у-о-у.
Profitabilitas Phapros pada kuartal I/2026 ditopang oleh kenaikan penjualan sebesar 10,17% menjadi Rp221,09 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp200,67 miliar. Di sisi lain, biaya produksi barang atau beban pokok penjualan (cost of goods sold/COGS) pada kuartal 1/2026 hanya naik 5,04%, dan mampu ditekan lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan penjualan.
Sementara beban usaha Phapros pada Januari - Maret 2026 juga relatif stabil hanya naik 7,35% y-o-y. Pertumbuhan penjualan yang cukup signifikan dan kemampuan menjaga stabilitas COGS dan beban usaha, membuat Phapros mencetak laba bersih pada kuartal 1/2026 sebesar Rp761,49 juta, naik 112,86% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mengalami kerugian Rp5,92 miliar.
Intan Abdams Katoppo, Direktur Utama PT Phapros Tbk, optimistis bahwa perseroan mampu menjaga pertumbuhan kinerja keuangan pada tahun 2026, kendati menghadapi berbagai tantangan baik di level domestik maupun global.
"Tren kinerja keuangan Phapros menunjukkan perusahaan memiliki fundamental bisnis yang kuat. Laba bersih tahun 2025 tumbuh 109% dan pada kuartal I/2026 tumbuh lebih besar lagi, yaitu 113% secara y-o-y. Untuk itu, kami optimistis bahwa tren ini akan berlanjut hingga akhir tahun ini. Untuk mewujudkan pertumbuhan kinerja, Phapros telah memiliki strategi utama yang menjadi arah strategis perseroan dalam menciptakan nilai tambah dalam jangka panjang," ujar Intan saat Paparan Publik (Public Expose) PT Phapros Tbk di Jakarta, Kamis (11 Juni 2026).
5 Strategi Phapros
Untuk meningkatkan kinerja keuangan tahun 2026, Intan menjelaskan bahwa Phapros telah menyusun 5 strategi utama 2026.
-
Pertama, memperkuat finansial yang sehat dan berkelanjutan. Strategi ini dilakukan melalui penguatan modal kerja (working capital) dan pengendalian biaya yang lebih terukur.
-
Kedua, peningkatan kepuasan pelanggan. Strategi ini dilakukan dengan meningkatkan kepuasan layanan dan produk yang diukur dengan indeks kepuasan pelanggan.
-
Ketiga, penguatan portofolio produk dan bisnis. Strategi ini untuk memperkuat portofolio produk dan produk baru serta melakukan ekspansi bisnis.
-
Keempat, transformasi sistem dan proses bisnis. Phapros akan meningkatkan market share, rantai pasok cerdas melalui integrasi data base, pengembangan inovasi, transformasi digital, penataan harga pokok produksi (HPP) atau COGS, dan senantiasa memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku.
-
Kelima, optimalisasi sumber daya manusia dan budaya perusahaan. Phapros terus melakukan pembenahan dan penyegaran struktur organisasi (restrukturisasi organisasi), pengembangan kapasitas human capital, dan cost effective ratio human capital untuk memastikan efektivitas dan efisiensi SDM terhadap produksi dan pendapatan perusahaan.
Beliau menambahkan, transformasi proses bisnis untuk meningkatkan market share dan penjualan seluruh segmen produk: Segmen obat bebas tanpa resep dokter (over the counter/OTC), segmen obat generik berlogo (OGB), dan segmen ethical. Dari sisi penguatan portofolio produk, Phapros juga akan melakukan ekspansi pasar ekspor.
Intan yang diangkat menjadi Direktur Utama Phapros pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) 27 April 2026 menyampaikan, Phapros sebagai perusahaan farmasi akan terus melakukan inovasi untuk menghasilkan produk baru. Inovasi dan riset menjadi sangat penting bagi Phapros sebagai Perusahaan farmasi agar bisa terus kompetitif dan berdaya saing yang kuat.
Launching Produk Baru
Sementara itu, strategi penguatan portofolio produk dan produk baru akan dilakukan melalui peluncuran (launching) 4 produk baru pada tahun 2026. Intan menyampaikan bahwa peluncuran produk untuk melengkapi range produk antinyeri pada dental dalam bentuk powder sehingga mudah dan cepat diabsorbsi oleh tubuh untuk menghilangkan rasa nyeri. Phapros juga fokus dengan proyek-proyek pemerintah salah satunya upaya penurunan stunting. Oleh sebab itu, Phapros akan meluncurkan produk baru multivitamin anak yang fokus mendukung tumbuh kembang anak, pertumbuhan tulang, otak, dan gigi, menjaga daya tahan tubuh, serta membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak.
Selain tren kinerja keuangan yang positif dan 5 strategi utama Phapros, optimisme Phapros terhadap pertumbuhan kinerja keuangan tahun 2026 juga didukung oleh semangat jajaran Komisaris dan Direksi baru. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Maret 2026 menyepakati penyegaran jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Pemegang saham mengangkat Alfi N. Rustam sebagai Komisaris Utama dan Nurjayanto Kusumawardhono sebagai Komisaris Independen. RUPSLB juga menunjuk Intan Abdams Katoppo sebagai Direktur Utama dan Ferdinand Troedu sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM. Dengan Nahkoda Baru ini, Perseroan semakin yakin untuk terus melaju mengawal Pertumbuhan double digit di 2026.
