November 26, 2025

Phapros Salurkan Bantuan Obat dan Barang lainnya Senilai Rp136,6 Juta untuk Ribuan Korban Banjir Sumatera

PT Phapros Tbk menegaskan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui program Phapros Tanggap Bencana Sumatera dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam merespons kondisi darurat secara cepat dan tepat.

Phapros menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, vitamin, sembako, dan hygiene kit dengan total nilai Rp136,6 juta, yang menjangkau lebih dari 1.900 penerima manfaat, termasuk karyawan Phapros yang terdampak banjir.

Koordinasi Intensif untuk Respons Cepat Sejak awal bencana, tim TJSL Phapros berkoordinasi aktif dengan Biofarma Group, Kimia Farma Group, BPBD, BNPB, Kementerian Kesehatan, serta pemangku kepentingan daerah.

Pemetaan kebutuhan mengacu pada data BNPB, BMKG, dan Kementerian PUPR guna memastikan bantuan tepat sasaran, terutama pada kebutuhan kesehatan dan logistik pangan.

Koordinasi juga dilakukan dengan jaringan Kimia Farma Group di Aceh, Medan, dan Padang untuk mempercepat distribusi bantuan ke titik-titik paling membutuhkan.

Penyaluran Bantuan Bertahap dan Terintegrasi Penyaluran bantuan Phapros Tanggap Bencana Sumatera dilaksanakan secara bertahap mulai 29 November hingga 10 Desember 2025 melalui berbagai jalur dan mitra strategis.

  • Tahap Pertama: Bantuan untuk Karyawan dan Warga di Sumatera Utara Bantuan sembako dan hygiene kit senilai Rp3,5 juta untuk karyawan dan warga terdampak di Medan dan sekitarnya.

  • Tahap Kedua: Penyaluran Bantuan ke Posko BPBD Sumatera Barat Bantuan sembako, obat, dan vitamin senilai Rp5 juta melalui Posko BPBD Sumbar.

  • Tahap Ketiga: Dukungan Besar untuk Aceh Bantuan senilai Rp30 juta melalui Posko Kebencanaan TNI Aceh, menjangkau lebih dari 400 warga.

  • Tahap Keempat: Pengiriman Bersama Kementerian Kesehatan Pengiriman obat-obatan dan vitamin esensial senilai Rp60 juta ke tiga provinsi terdampak.

  • Tahap Kelima: Penyaluran Bersama Melalui MDMC Jawa Tengah dan Unika Soegijapranata Bantuan kesehatan dan hygiene kit untuk wilayah Tapanuli Selatan dan Sumatera.

  • Tahap Keenam: Penyaluran Bersama Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Bantuan senilai Rp35 juta melalui KFHO untuk masyarakat Aceh Tamiang.

Dukungan untuk Pemulihan Pascabencana Secara keseluruhan, bantuan Phapros menjangkau ratusan warga di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta penerima manfaat melalui distribusi bersama Kementerian Kesehatan, Setwapres, MDMC, dan mitra universitas.

Bantuan ini diharapkan membantu pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus mencegah risiko penyakit pascabencana.

"Phapros berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan," ujar Manajer TJSL Phapros.

Konsistensi Phapros dalam Kemanusiaan Aksi tanggap bencana ini melanjutkan konsistensi Phapros dalam menjalankan program TJSL di berbagai wilayah Indonesia, mencakup bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Melalui sinergi dengan pemerintah dan mitra strategis, Phapros memastikan bantuan yang disalurkan cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Oleh: Siti Shofiana