Lingkungan

Pelaksanaan budaya K3LL yang baik turut menjaga keberlanjutan usaha dari Phapros serta untuk meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan.

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERSEROAN BIDANG LINGKUNGAN HIDUP

Kebijakan Bidang Lingkungan Hidup

Pelaksanaan budaya K3LL yang baik turut menjaga keberlanjutan usaha dari Phapros serta untuk meningkatkan nilai bagi para pemangku kepentingan. Budaya K3LL ini mencakup budaya menjaga keselamatan kerja dan pelestarian lingkungan hidup.

Acuan Kebijakan

Acuan dasar pelaksanaan pengelolaan lingkungan tertuang dalam Kebijakan Phapros di Bidang Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindung Lingkungan (K3LL) serta Undang-Undang No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Target Kegiatan CSR 2019

  1. Meminimalkan pencemaran lingkungan dan dampak terhadap lingkungan lainnya akibat proses produksi
  2. Efisiensi pada seluruh kegiatan operasional yang menggunakan energi.
  3. Perbaikan dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

Dampak dan Risiko Lingkungan yang Terkait dengan Perseroan

Perseroan menyadari bahwa menjalankan bisnis di bidang farmasi secara tidak langsung akan mempengaruhi lingkungan seperti menghasilkan limbah, oleh sebab itu Perseroan memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis  yang dikerjakan telah melalui proses yang sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Proses kerja pabrik juga secara tidak langsung turut berkontribusi pada pengeluaran emisi karbon yang berdampak pada polusi udara dan pemanasan global. Perseroan sadar dan peduli akan pentingnya memerangi pemanasan global ini dan mendukung Sustainable Development Goals (SDG). Sejalan dengan komitmen ini, Perseroan melalui kegiatan produksinya akan terus berupaya beroperasi secara yang ramah lingkungan.

Dampak Dan Resiko Lingkungan Penting

Dalam implementasi Sistem Manajemen Lingkungan perusahaan telah melakukan identifikasi pihak-pihak yang berkepentingan termasuk keinginan dan harapannya, identifikasi aspek dan dampak lingkungan dari seluruh kegiatan termasuk hasil temuan PROPER secara terstruktur, terdokumentasi dan ditinjau ulang secara periodik setiap tahun sekali atau setiap kali ada perubahan proses, bahan baku ataupun penambahan produk baru. Peninjauan terhadap penaatan peraturan dan persyaratan lain dilakukan setiap 6 (enam) bulan sekali.

Perusahaan telah menetapkan Tujuan dan Sasaran Lingkungan Perusahaan untuk 5 (lima) tahun kedepan yang dituangkan dalam Rencana Strategis Pengelolaan Lingkungan yang merupakan bagian dari Rencana Jangka Panjang Perusahaan 2015 – 2020. Untuk mengawal pencapaian tujuan dan sasaran tersebut serta mengorganisasi pelaksanaan sistem manajemen lingkungan dan K3.

Perusahaan telah melakukan identifikasi potensi keadaan darurat dan mengembangkan sistem tenggap darurat yang dituangkan dalam Prosedur Tanggap Darurat yang mencakup aspek lingkungan dan keselamatan dan kesehatan kerja yang ditinjau ulang dan disimulasikan (Emergency and Preparedness Drill) secara berkala. Efektifitas sistem tanggap darurat dan pencegahan bahaya dibuktikan dengan menurunnya angka kecelakaan kerja / pencemaran lingkungan dan kondisi darurat selama 5 (lima) tahun terakhir. Untuk menjaga konsistensi dan efektivitas penerapan sistem manajemen, dilakukan Audit Internal yang telah tersertifikasi setiap 6 (enam) bulan sekali. Audit Eksternal dilakukan oleh lembaga sertifikasi Llyod Register Quality Assurance (LRQA) setiap 1 (satu) tahun sekali. Hasil temuan audit dan permasalahan lain yang terkait dengan perubahan situasi, penaatan, pencapaian tujuan dan sasaran lingkungan serta program perbaikan berkelanjutan dibahas dalam Tinjaun Manajemen yang dilakukan setiap 6 (enam) bulan sekali. Tinjauan Manajemen dihadiri oleh seluruh Board of Director (BOD) dan seluruh General Manajer.

Implementasi sistem manajemen lingkungan dilaksanakan baik oleh karyawan sendiri maupun karyawan pihak lain yang bekerja untuk dan atas nama PT. Phapros Tbk termasuk didalamnya pemasok. Evaluasi kinerja konraktor dan pemasok telah memasukkan parameter kinerja lingkungan dan K3. Hasil evaluasi akan digunakan untuk menilai dan menentukan peringkat dari kontraktor / pemasok

Rencana Kegiatan 2019

Rencana kegiatan CSR yang terkait dengan pengelolaan lingkungan pada tahun 2019 salah satunya adalah Melakukan upaya penghijauan yang berbasis tanaman untuk kebutuhan rumah tangga dan obat-obatan herbal di Taman Pelangi di PGOT Mardi Utomo yang memiliki lahan seluas 6,5 hektar yang juga dimanfaatkan sebagai taman edukasi, serta efisiensi energi.

Dampak Kuantitatif Kegiatan CSR Lingkungan 2019

Melalui sistem penghematan penggunaan listrik, Perseroan  mencatat pembayaran listrik di tahun 2019 sebesar Rp 16.230.423.997. Sedangkan melalui penghematan penggunaan air yang dilakukan, total biaya air di tahun 2019 tercatat sebesar Rp 329.286.248.

Selain itu, penanaman pohon yang dikelola Perseroan telah memberi dampak positif bagi lingkungan di kawasan hutan bakau Pantai Maron, semarang, Jawa Tengah, yang mampu menyerap emisi karbon sebanyak  82.733,905 ton C/ha. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelestarian lingkungan telah berdampak pada pengurangan emisi karbon.

Sertifikasi di Sistem Manajemen Lingkungan

Phapros telah menerapkan sistem manajemen lingkungan secara terpadu dan terintegrasi dengan sistem manajemen yang lain serta telah secara konsisten melaksanakan upaya-upaya perbaikan berkelanjutan (continual improvement) untuk mencapai visi dan misi perusahaan. Sistem manajemen lingkungan perusahaan mengacu kepada sistem manajemen lingkungan (EMS) ISO 14001 : 2004. Sertifikasi dilakukan oleh lembaga sertifikasi Lloyd Register Quality Assurance (LRQA) sejak tanggal 10 Agustus 2000. Saat ini sedang dilakukan proses migrasi ke EMS ISO 14001 : 2015. Ruang lingkup sertifikasi meliputi keseluruhan aspek produksi dan pendukungnya (Manufacture of Pharmaceutical Product) yang dinilai dalam PROPER.