Community

Community

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERSEROAN BIDANG PENGEMBANGAN SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN

Salah satu penerapan Tanggung Jawab Sosial terkait dengan tanggung jawab sosial dan kemasyarakatan bagi perusahaan BUMN dan anak perusahaanya adalah melalui mekanisme Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). PKBL merupakan program berbentuk kemitraan dengan masyarakat, serta bina lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan dan Komitmen

Pelaksanaan program CSR Phapros  didasarkan pada pedoman regulasi sebagai berikut:

    1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas;
    2. Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor Kep-236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan.
    3. Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang telah bebrapa kali diubah terakhir dengan peraturan Menteri BUMN Nomor PER-02/MBU/7/2017

Melalui mekanisme PKBL, Phapros berupaya untuk memberdayakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan tidak hanya melalui bantuan dana hibah tetapi juga melalui penyaluran pinjaman lunak. PKBL Phapros dilakukan secara terencana, tepat sasaran, transparan dan berkelanjutan sehingga Phapros turut berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia sekaligus pemerataan pembangunan melalui perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha. Lebih jauh PKBL yang dimandatkan merupakan bagian dari upaya terpadu yang dilaksanakan oleh Phapros secara konsisten untuk memastikan keberlanjutan eksistensinya sebagai suatu entitas bisnis.

a. Informasi tentang isu isu sosial yang relevan dengan perusahaan

b. Informasi tentang resiko sosial yang dikelola perusahaan

c. Target/rencana kegiatan pada tahun 2019 yang ditetapkan manajemen;

 

 

Isu dan Risiko Sosial yang Dihadapi Phapros di Tahun 2019

Lini bisnis utama Perseroan adalah di bidang farmasi. Dalam melaksanakan bisnis, terdapat potensi risiko-risiko terkait kondisi sosial masyarakat yang mungkin bersinggungan dengan kegiatan Perseroan. Salah satu masalah yang dihadapi Perseroan adalah banyaknya permintaan sumbangan dari masyarakat sekitar Phapros serta kecemburuan sosial antar masyarakat atau kelompok satu dengan lainnya

Untuk mencegah hal tersebut, Perseroan biasanya akan berkoordinasi dan merangkul perangkat kelurahan/desa/kecamatan dan juga Karang Taruna agar mereka dapat membantu memberikan saran terbaik mengenai solusi masalah tersebut. Salah satu cara yang digunakan untuk mencegah timbulnya masalah sosial terkait kecemburuan sosial, Perseroan melakukan pendekatan melalui aparat RW dan Kelurahan untuk melakukan sosialisasi dengan kelompok / posyandu yang belum menjadi binaan perusahaan ( sebelum tahun 2019 Phapros membina 1 posyandu yaitu Pelita Sehat )  dan sejak tahun 2019, Posyandu binaan menjadi berjumlah 2 posyandu dengan tambahan Posyandu Mekarsari. Selain itu, diberikan pelatihan guna meminimalisir gesekan yaitu dengan memberikan Team Building Training, Pelatihan Menghitung Strata Posyandu, Berfikir Kreatif dan Inovatif,  Kearsipan, serta bantuan seragam untuk digunakan para kader saat pelayanan posyandu

Kepedulian Perseroan terhadap masyarakat sekitar tidak hanya bertujuan untuk mencegah masalah sosial, namun juga untuk memberdayakan masyarakat di sekitar Perseroan. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menyediakan kebutuhan masyarakat guna mendukung kebersihan lingkungan seperti pemberian tong sampah, donasi renovasi rumah ibadah, pembangunan fasilitas umum dan lain-lain.

Target Kegiatan

  • Melaksanakan kegiatan PKBL sesuai ketentuan yang berlaku
  • Menyalurkan program , bantuan sarana prasarana, dana sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan dan tepat sasaran
  •  Pengentasan kemiskinan sesuai dengan visi SDGs ke-1
  • Menciptakan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi sesuai dengan visi SDGs ke-8

Biaya yang Dikeluarkan

Sepanjang tahun 2019, Phapros mengeluarkan biaya sebesar Rp 3,6 miliar untuk kegiatan penyaluran Program Kemitraan, sedangkan untuk penyaluran Bina Lingkungan sebesar Rp 1,2 miliar. Adapun rincian mengenai dana penyaluran kegiatan CSR terkait pengembangan sosial dan kemasyarakatan adalah sebagai berikut.

PROGRAM KEMITRAAN

Program Kemitraan berupa pinjaman lunak pada mitra binaan dengan hanya membebankan jasa administrasi sebesar 3% per tahun dari limit pinjaman, yang disalurkan dalam bentuk:

1. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dan atau pembelian aktiva tetap dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan;

2. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan dana pelaksanaan kegiatan usaha mitra binaan yang bersifat pinjaman tambahan dan berjangka pendek dalam rangka memenuhi pesanan dari rekanan usaha mitra binaan;

3. Beban Pembinaan:

a. Untuk membiayai pendidikan, pelatihan, pemagangan, pemasaran, promosi, dan hal-hal lain yang menyangkut peningkatan produktivitas mitra binaan serta untuk pengkajian/penelitian yang berkaitan dengan Program Kemitraan;

b. Beban pembinaan bersifat hibah dan besarnya maksimal 20% dari dana Program Kemitraan yang disalurkan pada tahun berjalan;

c. Beban Pembinaan hanya dapat diberikan kepada atau untuk kepentingan mitra binaan.

Mitra binaan Phapros adalah pengusaha mikro yang bergerak di berbagai sektor ekonomi formal dan non formal, namun mempunyai peran strategis dalam ekonomi sektor riil dan telah terbukti bahwa segmen mikro relatif lebih tahan terhadap krisis ekonomi. Mitra binaan Phapros diharapkan membuka lapangan pekerjaan dengan begitu phapros juga turut mensukseskan progran pengentasan kemiskinan melalui mitra binaannya.

Program Kemitraan adalah salah satu program PKBL yang bertujuan untuk membantu kemandirian usaha kecil dan menengah yang berada di wilayah Jawa Tengah dan DIY pada khususnya dan yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh PKBL PT Phapros yang merujuk pada peraturan Kementrian BUMN.

Bentuk pelaksanaan dari program Kemitraan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Pinjaman modal kerja dengan jasa administrasi 3% per tahun.

2. Pelatihan change management dan peningkatan kualitas kemasan produk bagi pelaku usaha kecil dan menengah

3. Pembinaan dan pendampingan bagi mitra binaan

4. Dukungan pemasaran melalui pameran lokal dan nasional

5. Studi banding ke mitra binaan dengan produk sejenis maupun tidak untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman serta diversifikasi usaha

6. Hibah berupa alat pendukung produksi

Perseroan juga memberikan motivasi yang diberikan oleh pakar motivasi agar mitra binaan selalu bersemangat menjalankan usahanya

Sasaran yang ingin dicapai adalah agar usaha kecil yang dibina dapat menjadi tangguh dan mandiri serta dapat berkembang menjadi usaha menengah bahkan berskala besar dan memiliki daya saing.

Jumlah Mitra aktif per 31 Desember 2019 sebanyak 187 mitra, yang terdiri dari :

  •   21 mitra dalam kategori bermasalah (11%)
  •   39 mitra dalam kategori macet (21%)
  •     3 mitra dalam kategori diragukan (2%)
  •   22 mitra dalam kategori kurang lancar (12%)
  • 102 mitra dalam kategori lancar (54%)

Katagori mitra :

a. Katagori Lancar

    Apabila pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman tepat waktu atau terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan / atau jasa administrasi pinjaman selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

b. Katagori Kurang Lancar

    Apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman telah melampaui 30 (tiga puluh) hari dan belum melampaui 180 (seratus delapan puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetutui bersama.

c. Katagori Diragukan

    Apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman telah melampaui 180 (seratus delapan puluh) hari dan belum melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

d. Katagori Macet

    Apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman telah melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh ) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

e. Katagori Bermasalah

    Apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman telah melampaui 730 (tujuh ratus tiga puluh ) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

Mitra Binaan yang aktif sebanyak 187 tersebut mayoritas berdomisili di Jawa Tengah dan beberapa di luar Jawa Tengah,  seperti DI Yogyakarta, dan DKI Jakarta, sbb:

  1. Jawa Tengah               : 174 mitra (93% )
  2. DKI Jakarta dsk            :     4 mitra (  2% )
  3. DI Yogyakarta             :     8 mitra (  4% )
  4. Madura                       :     1 mitra (  1% )

Berdasarkan segmen usaha, Mitra Binaan Phapros memiliki jenis usaha yang beragam,yaitu :

  1. Industri                                    : 74 mitra (40%)
  2. Jasa                                         : 38 mitra (20%)
  3. Pedagangan                            : 64 mitra (34%)
  4. Peternakan/Pertanian             : 11 mitra (  6%)

Realisasi kegiatan program kemitraan tahun 2019 :

Pencairan

Pada tahun 2019 telah tersalurkan pinjaman dana kemitraan (bergulir) senilai total Rp. 3.641.000.000,-

Pembinaan

Pembinaan dilakukan berupa kunjungan, penagihan, monitoring usaha dan komunikasi via telephone. Kunjungan masih difokuskan pada mitra yang kurang lancar, diragukan, macet dan bermasalah.

Terdapat 9 (sembilan) mitra dalam kategori kurang lancar telah melunasi pinjamannya, 4 (empat) mitra dengan kategori macet, dan 1 (satu) mitra dalam kategori bermasalah  

Pemasaran

Dukungan dalam bidang Pemasaran diwujudkan dalam mengikutsertakan Mitra Binaan pada ajang pameran Lokal maupun Nasional yang disesuaikan jenis dan kualitas produknya. Beberapa Pameran yang melibatkan Mitra Binaan diantaranya :

1. Pameran Inacraft 2019

2. Pameran HUT KF Ke-48

3. Bazar Ramadhan 2019

4. Pameran UKM Jateng Expo 2019

Selain pameran, dukungan perusahaan melalui unit PKBL nya juga diwujudkan dalam bentuk penggunaan produk-produk mitra yang relevan dengan kebutuhan perusahaan misalnya seragam event, catering, jasa persewaan tenda, jasa service AC, gift, souvenir dan lain-lain.

Pelatihan

Pada era globalisasi, persaingan di dunia usaha semakin ketat. Guna menambah wawasan dan meningkatkan kapasitas Mitra Binaan agar mampu bersaing di kancah bisnis yang kian luas, perusahaan membekali nya dengan beberapa pelatihan sbb :

 

  1. Pelatihan Kemasan Menarik Rejeki Apik
  2. Pelatihan Motivasi “Motivation Change Management”

PROGRAM BINA LINGKUNGAN

  1. KESEHATAN

Phapros selalu mendukung Program Pemerintah dalam menyehatkan bangsa. Sebagai perusahaan farmasi , Phapros berupaya menghasilkan produk dengan kualitas terbaik terutama obat-obatan serta layanan bagi korban bencana alam yang berada di wilayah terpencil yang jauh dari jangkauan layanan kesehatan.

 

  1. Pengobatan Gratis
  1. Masyarakat Desa Lopait Kec. Tuntang Kab. Semarang mayoritas bekerja di ladang dan tidak memiliki waktu untuk berobat di Puskesmas. Sebagai perusahaan yang peduli atas peningkatan kesehatan masyarakat, Phapros mengadakan kegiatan pengobatan gratis pada tanggal 10 Februari 2019 dengan jumlah pasien 250 orang. Rata-rata yang dikeluhkan pasien adalah penyakit darah tinggi.
  2. Curah hujan yang tinggi di sebagian wilayah pantura mengakibatkan beberapa desa terendam, diantaranya Desa Jeruksari dan Desa Tratebang Pekalongan. Sebanyak 391 warga mendapat layanan pengobatan gratis pada tanggal 6 April 2019. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan GP Anshor Jawa Tengah.
  3. Bertepatan dengan bulan suci Ramadhan,  Pengobatan Gratis bagi para lansia yang tinggal disekitar  Perumahan Aryamukti dilaksanakan di Masjid Al-Furqon pada tanggal 19 Mei 2019. Bekerjasama dengan takmir masjid yang juga membagikan Sembako untuk para lansia. Jumlah pasien yang terdaftar dan terlayani sebanyak 137 orang, terdiri dari laki-laki sebanyak 21 orang dan wanita sebanyak 116 orang. Usia rata-rata lansia yang berobat diatas 50 tahun, dengan keluhan sakit pada badan serta kolesterol dan darah tinggi.
  1. Donor Darah

Guna memberikan empati kepada sesama yang membutuhkan bantuan darah serta memenuhi ketersediaan darah di PMI, Phapros bekerjasama dengan PMI Propinsi Jawa Tengah memiliki agenda donor darah rutin bagi karyawan, tenaga outsourching, dan siswa magang. Pada tahun 2019 dilakukan 3 (tiga) kali donor darah di dua tempat yaitu Kantor Kota Lama dan Pabrik Simongan. Tahap I pada bulan Maret tercatat 136 orang yang mendonorkan darahnya. Tahap II dilakukan pada bulan Juni bertepatan dengan HUT Phapros ke 65 terkumpul sebanyak 169 kantong darah dan pada bulan September atau tahap III, sebanyak 129 orang menyumbangkan darahnya.

  1. Bantuan Obat-obatan

Obat-obatan tidak hanya disalurkan melalui pengobatan gratis yang dilakukan Phapros, namun juga diberikan baik kepada Panti-panti, LSM, Instansi Pemerintah, Mabes Polri, Mahasiswa, Pelajar maupun komunitas lain dalam kegiatan yang kaitannya dengan peningkatan kesehatan.

  1. Pendampingan Posyandu Pelita Sehat dan Posyandu Mekarsari

Posyandu sebagai tolak ukur pertama dalam proses pertumbuhan anak juga harus didukung oleh kemampuan para kader dalam meningkatkan kualitas Posyandu yang mereka jalankan di masing-masing daerah. Dengan berbagai pelatihan dan kegiatan yang telah dilakukan, Posyandu Pelita Sehat dan Mekarsari di RW III Kel. Bongsari Kec. Semarang Barat perlu melakukan penilaian strata guna mengetahui status serta kekurangan yang harus dipenuhi.

Diharapkan dengan bekal ini Strata Posyandu Pelita Sehat meningkat seiring dengan ilmu pengetahuan, wawasan yang telah mereka dapat dan terapkan. Renovasi dan kelengkapan Balai RT yang menjadi tempat dimana kegiatan posyandu dilakukan, juga mendapatkan perhatian Phapros agar kegiatan Posyandu dapat lebih nyaman.

  1. Bantuan Kesehatan lain
  1. Tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat)

Guna menjaga kesehatan khusus untuk wanita di Kota Semarang , Phapros bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang Cq Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Phapros mengadakan kegiatan tes IVA ((Inspeksi Visual Asam Asetat). Launching pada  tanggal 1 Juli 2019 bertempat di PT. Phapros Semarang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Walikota Semarang (Hendrar Prihadi). Selain test IVA Phapros juga memfasilitasi kegiatan donor darah, pemasangan KB Implan dan IUD gratis.

  1. Penanggulangan Penderita TBC-RO

Sosialisasi Pencegahan TBC dan TB RO dan Praktek Penyuluhan untuk kader dari 16 Kecamatan Kota Semarang dilakukan atas kerja sama Phapros dengan Community TB-HIV Care Aisyiyah Kota Semarang Acara tersebut sebagai bentuk dari pengendalian terhadap penyakit dan bertujuan menigkatkan pengetahuan agar mampu menanggulangi kasus TBC untuk mencapai Kota Semarang Bebas TBC.

 

  1. PENDIDIKAN
  1. Pendampingan RA/MI Al Amin

Sekolah yang berada di wilayah Kelurahan Bongsari Kecamatan Semarang Barat ini adalah sekolah yang berada dibawah Kementrian Agama Kota Semarang yang membutuhkan pendampingan dikarenakan minimnya anggaran. Pendampingan Phapros di tahun 2019 berupa peningkatan kompetensi para pengajar melalui pelatihan-pelatihan diantaranya Pelatihan Proteksi Kebakaran dilakukan mengingat sekolah merupakan bangunan yang harus dilengkapi dengan proteksi kebakaran. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang yang dilaksanakan pada tanggal 5 September 2019. Peningkatan Wawasan tentang sejarah perlu diberikan bagi para guru melalui  Studi banding di Yogyakarta dengan mengunjungi beberapa tempat yaitu : Museum Ullen Sentanu, Museum Gunung Merapi dan Benteng Vredeburg pada Minggu 28 Juli 2019. Kegiatan Germas Anak Sekolah berupa budaya Sarapan Sehat terus berlanjut yaitu melalui pemberian Reward kepada anak-anak yang rajin membawa bekal sarapan ke Sekolah, maupun kepada pengajar dimana siswa kelasnya terbanyak membawa bekal ke sekolah berkat motivasi wali kelasnya. Bantuan sarana prasarana juga diberikan dalam bentuk tong sampah untuk membiasakan anak-anak menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

  1. Kimia Farma Mengajar

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kimia Farma ke 48, Phapros bekerjasama dengan Kimia Farma melakukan kegiatan Kimia Farma Mengajar. Acara tersebut melibatkan partisipan dari para karyawan Phapros dan Kimia Farma untuk mengajar di MI Al Amin Bongsari, Semarang Barat yang merupakan binaan Phapros dengan tema “Sekali Mengajar, Selamanya Menginspirasi” melalui pengenalan berbagai macam profesi yang dilengkapi alat peraga.  kegiatan “Kima Farma Mengajar” ini bertujuan membantu  siswa untuk mengenali cita-cita yang akan mereka raih di masa akan datang.

  1. Pendidikan Lain

Meningkatnya kepercayaan diri, kemampuan bekomunikasi dan menjaga hubungan yang solid antar kelompok sangat diperlukan demi kelanggengan sebuah kelompok. pada 29 September 2019 diadakan Pelatihan Team Building Training kepada semua Kelompok Binaan Phapros sebanyak 62 orang. Partisipasi lain diberikan kepada Lembaga Pendidikan, LSM, Instansi Pemerintah, Mahasiswa, Pelajar yang kegiatannya berkaitan dengan pendidikan.

  1. PELESTARIAN ALAM
  1. Konservasi Mangrove

Pesisir Pantai Utara Jawa Tengah yang kondisinya sangat memprihatinkan karena terjangan abrasi, masih menjadi salah satu fokus perhatian Phapros . Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 18 Oktober dilakukan gerakan penanaman mangrove untuk pemulihan ekosistem pesisir Batang-Kendal-Pekalongan di Kawasan Pantai Sicepit Kab. Batang Jawa Tengah. Phapros memberikan dukungan 5.000 bibit pohon bakau sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan lingkungan guna memperbaiki ekosistem pesisir pantura Jawa Tengah.

  1. Bantuan Bibit Desa Buah

Untuk mewujudkan Desa Buah yang diinisiasi oleh masyarakat Desa Lopait, Tuntang Salatiga dan Doplang Ambarawa, Phapros memberikan bantuan beraneka bibit tanaman buah serta  pupuk. Diharapkan warga bisa merawat tanaman tersebut yang hasilnya dapat membantu meningkatkan perekonomian warga setempat dan Desa Buah dapat terwujud.

  1. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
  1. Taman Pelangi

Program Pemberdayaan Phapros juga dilakukan bagi kaum marginal antara lain Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar yang di tampung di Panti Layanan Sosial PGOT Mardi Utomo (Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar), Tembalang Semarang yang merupakan panti milik Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah. Melalui Program Pengembangan Taman Pelangi diharapkan para Penerima Manfaat memiliki pengamalan, ilmu dan wawasan agar memiliki modal dasar untuk kembali ke masyarakat.

Beberapa kegiatan untuk meningkatkan kapasitas antara lain pelatihan tanggap bencana.  team Building Training. Bantuan sarana prasarana antara lain Pendopo Pertemuan, Tong Sampah, Seragam untuk pengelola Taman Pelangi.

  1. Griya Anggrek Mekarsari

Phapros berupaya memperkuat Kampung Tematik guna mendukung program GERBANG HEBAT yang dicanangkan Pemerintah Kota Semarang di Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati berupa pendampingan pendampingan Griya Anggrek Mekarsari.

Program ini melibatkan berbagai pihak yang menjadi nilai plus bagi program Kampung Tematik. Adanya keterlibatan Phapros sebagai penyandang dana, UNNES sebagai penanggung jawab kegiatan, dan masyarakat yang menerima manfaat. Pada tahun 2019 Launching Green House 2 untuk pengembangan budidaya anggrek diwujudkan setelah Green house 1 pada tahun sebelumnya. Griya Anggrek untuk untuk Konservasi Anggrek merupakan program pioneer yang belum dilaksanakan di Perusahaan Farmasi lainnya, yang lebih fokus pada konservasi mangrove. Program Anggrek ini berhasil mengkonservasi tanaman anggrek di 2 (dua) Green House (tempat yang digunakan sebagai lahan konservasi) , dari 3 jenis tanaman anggrek tersebut saat ini terdapat lebih dari 700 tanaman anggrek.

  1. Bazar Ramadhan

Keberpihakan Phapros kepada masyarakat ekonomi lemah disekitar perusahaan diwujudkan dalam bentuk kegiatan Bazar Ramadhan yang diselenggarakan Menjelang hari Raya Idul Fitri, Hal ini dilakukan mengingat pada bulan tersebut segala kebutuhan pokok meningkat tajam. Bazar Ramadhan diselenggarakan dengan memberikan harga subsidi agar masyarakat tetap dapat merayakan Idul Fitri dengan dana yang terbatas. Agenda Bazar Ramadhan yang dilakukan setiap tahun bekerja sama dengan Koperasi karyawan Phapros yaitu Koperasi Menjangan Enam serta mengikutsertakan para UMKM dan Kelompok Binaan untuk mendisplay produknya. Kesempatan juga diberikan kepada penyandang Difabel untuk memamerkan sekaligus menjual hasil kerajinannya. Kegiatan yang dilakukan di depan Pabrik Phapros – dihalaman masjid Al Ikhlas Jl Simongan ini diikuti oleh 26 binaan dan selalu ramai dikunjungi masyarakat.

  1. TPQ Al Ikhlas

Akhlak merupakan syarat mutlak mewujudkan generasi muda harapan bangsa. Melalui

Pemberdayaan para guru mengaji untuk meningkatkan akhlak anak-anak disekitar perusahaan tak luput dari perhatian Phapros. Kegiatan Taman Pendidikan Al Qur’an ini rutin dilakukan di masjid Al Ikhlas dan diikuti oleh puluhan anak-anak seusia TK dan sekolah dasar.

  1. Perhatian untuk Panti Asuhan, Difabel
  1. Kecelakaan kerja tak menyurutkan Mas Mono yang berasal dari Klaten yang mengalami cacat / difabel untuk berkary Guna memenuhi kebutuhan hidup, beliau bersama istri membuka usaha pembuatan rempeyek. Phapros memberikan stimulan bantuan berupa bahan baku pembuatan peyek. Disamping itu, agar lebih higienis dilakukan renovasi tempat produksi (dapur) serta untuk membantu pemasaran, Phapros juga membeli produk peyek buatan Mas Mono dan di promosikan ke relasi atau tamu-tamu perusahaan.
  2. Memberikan ketrampilan bagi penyandang Difabel agar mampu mandiri juga dilakukan Phapros, yaitu dengan mendukung kegiatan Roemah Difabel Semarang berupa kegiatan pelatihan Ecoprint dan dituangkan dalam bentuk tas yang hasilnya dapat menambah income Sahabat Difabel.
  3. Bantuan Rutin CSR Phapros diberikan kepada Panti Asuhan diantaranya kepada Panti Difabel Arifda di Semarang berupa keperluan sehari-hari seperti sembako dan celana pendek, untuk Panti Asuhan Cacat Ganda Bakti Asih berupa obat-obatan dan makanan, serta Panti Asuhan Al Barokah Kelurahan Bongsari Kecamatan Semarang Barat berupa biaya operasional.
  1. Bank Sampah Pringsari

Bank Sampah ini berlokasi satu dusun dengan Posyandu Murih Lestari yang pengurusnya merangkap sebagai Kader Posyandu Murih Lestari. Sampah yang pada tahun 2015 masih belum terurus, telah mereka kelola dengan baik. Dengan kepengurusan rangkap ini, mereka sepakat menyumbangkan sepertiga laba dari operasional bank sampah untuk membantu pengadaan PMT ( Pemberian Makanan Tambahan )untuk balita yang tercatat pada Posyandu Murih Lestari. Tahun 2019 bantuan sarana prasarana diberikan berupa dana bantuan untuk pembuatan taman di sekitar bank sampah

  1. BENCANA ALAM

Kepedulian Phapros pada peristiwa bencana alam di Indonesia diberikanuntuk membantu meringankan beban para penyintas di beberapa tempat dan dalam berbagai bentuk seperti :

  1. Bantuan obat-obatan, makanan, selimut, hygiene kit dan keperluan lain diberikan kepada korban banjir Sulawesi Selatan, Pekalongan Jawa Tengah, Sentani Kab. Jayapura Papua  dan Jogjakarta
  2. Trauma Healing yang merupakan salah satu konsep CSR dalam penanganan bencana ilakukan di 3 titik di wilayah Banten , bekerjasama dengan tim marketing, Dinas Kesehatan setempat dan rumah dongeng. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 19 Januari 2019 tersebut dihadiri oleh ratusan anak-anak
  3. Dukungan untuk mengurangi beban para korban Longsor Suka Bumi Jawa Barat diwujudkan dalam bentuk obat-obatan Kaloba yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kab. Sukabumi.
  4. Bantuan masker dan oksigen utk wilayah yang terkena dampak kabut asap di Jambi,Pekanbaru dan Kalimantan

 

  1. SARANA PRASARANA

Sumbangsih kepada masyarakat sekitar juga diwujudkan dalam bentuk bantuan sarana-prasaran baik untuk tempat-tempat Ibadah, perbaikan bangunan posyandu, balai RT/RW, kebersihan lingkungan seperti bantuan tong sampah dan lainnya, bantuan dana peringatan HUT RI di beberapa RT/RW

  1. PELESTARIAN BUDAYA

Kepedulian Phapros terhadap budaya diwujudkan dengan turut serta memberikan dana bantuan perawatan Pura Mangkunegaran Solo sebagai bentuk tanggung jawab dalam melestarian budaya yang merupakan warisan budaya Indonesia. Bantuan pemeliharaan yang diberikan secara berkala tersebut diharapkan bisa membantu Pura Mangkunegaran menjadi lebih baik, lebih bersih, lebih indah hingga mampu meningkatkan nilai kunjungan wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM)

IKM dilakukan bekerjasama dengan PKPU Human Initiative Cabang Semarang. Penilaian IKM terhadap pelaksanaan CSR PT. Phapros Tbk bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap program – program CSR berbasis Community development yang telah dilaksanakan di 5 desa atau kelurahan. Yaitu, kelurahan Bongsari Semarang Barat, Kelurahan Tawangmas Semarang Barat, Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Semarang, dan Kelurahan Pringsari Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang. Penilaian ini dilakukan dalam tiga aspek pengetahuan, pelaksanaan program dan kepuasan terhadap program – program yang dirasakan oleh masyarakat. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode kuisoner dan wawancara untuk sampel sebanyak 97 responden.

No

Rancangan

Nilai IKM (%)

Mutu Pelayanan

Kinerja Unit Pelayanan

Kepentingan Unit Pelayanan

1

Griya Anggrek Mekarsari

80,16

B

Baik

Puas

2

Posyandu Pelita Sehat

87,30

B

Baik

Puas

3

RA/MI Al Amin

88,90

A

Sangat Baik

Sangat Puas

4

Bank Sampah Pringsari

85,28

B

Baik

Puas

5

Posyandu Murih Lestari

88,79

A

Sangat Baik

Sangat Puas

Secara garis besar, dapat disimpulkan bahwa program CSR yang dilaksanakan oleh PT Phapros Tbk sudah baik, didasarkan pada nilai IKM yang merupakan kuantifikasi dari persepsi masyarakat terhadap pelaksana program selama tahun 2019. Berdasarkan nilai IKM pada k program mendapatkan nilai di atas 80. Hal ini mengindikasikan positifnya respon masyarakat terhadap bermanfaatan program, terutama untuk program - program pemberdayaan yang mampu memberikan keuntungan ekonomis yang tinggi.