Community

Community

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERSEROAN BIDANG PENGEMBANGAN SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN

Salah satu penerapan Tanggung Jawab Sosial terkait dengan tanggung jawab sosial dan kemasyarakatan bagi perusahaan BUMN dan anak perusahaanya adalah melalui mekanisme Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). PKBL merupakan program berbentuk kemitraan dengan masyarakat, serta bina lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan dan Komitmen

Pelaksanaan program PKBL Phapros didasarkan pada pedoman regulasi sebagai berikut:

  1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas;
  2. Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor Kep-236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan.
  3. Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan peraturan Menteri BUMN Nomor PER-02/MBU/04/2020

Melalui mekanisme PKBL, Phapros berupaya untuk memberdayakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan tidak hanya melalui bantuan dana hibah tetapi juga melalui penyaluran pinjaman lunak. PKBL Phapros dilakukan secara terencana, tepat sasaran, transparan dan berkelanjutan sehingga Phapros turut berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia sekaligus pemerataan pembangunan melalui perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha. Lebih jauh PKBL yang dimandatkan merupakan bagian dari upaya terpadu yang dilaksanakan oleh Phapros secara konsisten untuk memastikan keberlanjutan eksistensinya sebagai suatu entitas bisnis.

a. Informasi tentang isu isu sosial yang relevan dengan perusahaan

b. Informasi tentang resiko sosial yang dikelola perusahaan

c. Target/rencana kegiatan pada tahun 2021 yang ditetapkan manajemen;

Isu dan Risiko Sosial yang Dihadapi Phapros di Tahun 2021

Lini bisnis utama Perseroan adalah di bidang farmasi. Dalam melaksanakan bisnis, terdapat

potensi risiko-risiko terkait kondisi sosial masyarakat yang mungkin bersinggungan dengan kegiatan Perseroan.

Kerentanan sosial yang dihadapi masyarakat sekitar yaitu: Kurangnya sarana dan fasilitas pendukung proses belajar dan mengajar, keterbatasan keterampilan dan pengetahuan kader posyandu, tercatat kasus gizi buruk dan belum ada pengelolaan sampah secara terpadu.

Untuk mencegah hal tersebut, Perseroan biasanya akan berkoordinasi dan merangkul perangkat kelurahan/desa/kecamatan agar mereka dapatmembantu memberikan saran terbaik mengenai solusi kerentanan sosial tersebut. Program kegiatan yang dilakukan untuk mencegah timbulnya kerentanan sosial dan pemberdayaan masyarakat antara lain pendampingan posyandu, bantuan sarana prasarana sekolah, pelatihan peningkatan kapasitas guru, pembagian sembako, bantuan sarana ibadah, penyaluran dana kemitraan, bantuan APD untuk pencegahan COVID-19, bantuan sarana untuk kebersihan lingkungan.

 

Target Kegiatan

  1. Melaksanakan kegiatan PKBL sesuai ketentuan yang berlaku
  2. Menyalurkan program, bantuan sarana prasarana, dana sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan dan tepat sasaran
  3. Pengentasan kemiskinan sesuai dengan visi SDG’s ke-1
  4. Menciptakan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi sesuai dengan visi SDG’s ke-8

 

Biaya Yang Dikeluarkan

Sepanjang tahun 2021, Phapros mengeluarkan biaya sebesar Rp18.192.850 untuk pelaksanaan kegiatan Kemitraan, sedangkan dana yang disalurkan ke UMKM sebesar Rp3.615.000.000. Untuk Program Bina Lingkungan dan penanggulangan COVID-19 mengeluarkan biaya sebesar Rp716.054.429. Adapun rincian mengenai dana penyaluran kegiatan CSR terkait pengembangan sosial dan kemasyarakatan adalah sebagai berikut:

PROGRAM KEMITRAAN

Program Kemitraan berupa pinjaman lunak pada Mitra Binaan dengan hanya membebankan jasa administrasi sebesar 3% per tahun dari limit pinjaman, yang disalurkan dalam bentuk:

  1. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dan atau pembelian aktiva tetap dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan;
  2. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan dana pelaksanaan kegiatan usaha Mitra Binaan yang bersifat pinjaman tambahan dan berjangka pendek dalam rangka memenuhi pesanan dari rekanan usaha Mitra Binaan;
  3. Beban Pembinaan:
  • Untuk membiayai pendidikan, pelatihan, pemagangan, pemasaran, promosi, dan hal-hal lain yang menyangkut peningkatan produktivitas Mitra Binaan serta untuk pengkajian/penelitian yang berkaitan dengan Program Kemitraan;
  • Beban pembinaan bersifat hibah dan besarnya maksimal 20% dari dana Program Kemitraan yang disalurkan pada tahun berjalan;
  • Beban Pembinaan hanya dapat diberikan kepada atau untuk kepentingan Mitra Binaan.

Mitra Binaan Phapros adalah UMKM dan Koperasi yang bergerak di berbagai sektor ekonomi formal dan non-formal, namun mempunyai peran strategis dalam ekonomi sektor riil dan telah terbukti bahwa segmen UMKM dan Koperasi relatif lebih tahan terhadap krisis ekonomi. Mitra Binaan Phapros diharapkan membuka lapangan pekerjaan dengan begitu Phapros juga turut mensukseskan program pengentasan kemiskinan melalui Mitra Binaannya.

Program Kemitraan adalah salah satu program PKBL yang bertujuan untuk membantu kemandirian UMKM yang sebagian besar berada di wilayah Jawa Tengah dan DIY yang memenuhi persyaratan. Bentuk pelaksanaan dari program Kemitraan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pinjaman modal kerja dengan jasa administrasi 3% per tahun
  2. Pelatihan dasar ekspor dan pelatihan promosi produk
  3. Pembinaan dan pendampingan bagi Mitra Binaan
  4. Dukungan pemasaran melalui pameran lokal dan nasional

Perseroan juga melakukan monitoring kepada mitra binaan untuk melihat perkembangan usaha dan meningkatkan kolektibilitas pinjaman dana kemitraan. Sasaran yang ingin dicapai adalah agar UMKM yang dibina dapat menjadi tangguh dan mandiri serta dapat berkembang menjadi usaha berskala besar dan memiliki daya saing yang kompetitif.

Jumlah Mitra aktif per 31 Desember 2021 sebanyak 212 mitra, yang terdiri dari:

·Kategori lancar 117 mitra (55%)

·Kategori kurang lancar 15 mitra (7%)

·Kategori diragukan 4 mitra (2%)

·Kategori macet 55 mitra (26%)

·Kategori bermasalah 21 mitra (10%)

 

Kategori mitra:

  1. Kategori Lancar

Apabila pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman tepat waktu atau terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa administrasi pinjaman selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

  1. Kategori Kurang Lancar

Apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman telah melampaui 30 (tiga puluh) hari dan belum melampaui 180 (seratus delapan puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

  1. Kategori Diragukan

Apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman telah melampaui 180 (seratus delapan puluh) hari dan belum melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

  1. Kategori Macet

Apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman telah melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

  1. Kategori Bermasalah

Apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman telah melampaui 730 (tujuh ratus tiga puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.

 

Mitra Binaan yang aktif sebanyak 212 tersebut mayoritas berdomisili di Jawa Tengah dan beberapa di luar Jawa Tengah, seperti DI Yogyakarta dan DKI Jakarta, sbb:

·Jawa Tengah             : 172 mitra (81%)

·Jawa Barat                 :   24 mitra (11%)

·DKI Jakarta                :     3 mitra (  1%)

·DI Yogyakarta            :     8 mitra (  3%)

·Madura                       :     1 mitra (  1%)

·Kepulauan Riau         :     2 mitra (  1%)

·Lampung                    :     1 mitra (  1%)

·Banten                       :     1 mitra (  1%)

 

Berdasarkan segmen usaha, Mitra Binaan Phapros memiliki jenis usaha yang beragam, yaitu:

·Industri                       : 77 mitra (36%)

·Jasa                           : 39 mitra (18%)

·Perdagangan             : 80 mitra (38%)

·Peternakan/Pertanian: 16 mitra (  8%)

Realisasi kegiatan program kemitraan tahun 2021:

Pencairan

Pada tahun 2021 telah tersalurkan pinjaman dana kemitraan (bergulir) senilai total Rp3.615.000.000.

Pembinaan

Pembinaan dilakukan berupa monitoring usaha dan komunikasi baik dengan kunjungan langsung maupun via telepon. Kunjungan difokuskan pada mitra yang lancar, agar tingkat kolektibilitas tidak turun. Kunjungan pada mitra yang kurang lancar, diragukan, macet dan bermasalah untuk membantu agar usaha berkembang lebih baik dan meningkatkan level kategori sehingga kolektibilitas lebih baik.

Pemasaran

Dukungan dalam bidang Pemasaran diwujudkan dalam mengikutsertakan Mitra Binaan pada ajang pameran yang dilaksanakan di galeri maupun virtual yang disesuaikan jenis dan kualitas produknya. Beberapa Pameran yang melibatkan Mitra Binaan diantaranya: Trade Expo Indonesia Selain pameran, dukungan perusahaan melalui unit PKBL nya juga diwujudkan dalam bentuk penggunaan produk-produk mitra yang relevan dengan kebutuhan perusahaan misalnya jasa percetakan, catering, jasa persewaan tenda, gift, souvenir dan lain-lain.

Pelatihan

Pada era globalisasi, persaingan di dunia usaha semakin ketat. Guna menambah wawasan dan meningkatkan kapasitas Mitra Binaan agar mampu bersaing di kancah bisnis yang kian luas, perusahaan membekali nya dengan beberapa pelatihan sbb :

1. Pelatihan Digital Marketing

2. Pelatihan Penanaman Tanaman Indigo

3. Pelatihan Perawatan Tanaman Indigo

PROGRAM BINA LINGKUNGAN

Program Bina Lingkungan (BL) adalah program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat oleh BUMN melalui pemanfaatan dana BUMN yang dibebankan langsung menjadi biaya operasional Perseroan. Program Bina Lingkungan Perseroan dielaborasi dalam tujuh fokus kegiatan, yaitu Program Bantuan Bencana Alam, Pendidikan dan atau Pelatihan, Peningkatan Kesehatan, Pengembangan Sarana dan Prasarana Umum, Sarana Ibadah, Pelestarian Alam, serta bantuan Bina Lingkungan untuk Sosial Kemasyarakatan dalam rangka pengentasan kemiskinan. Tujuan yang hendak diraih adalah peningkatan standar hidup dan kesejahteraan masyarakat.

KESEHATAN

Guna mendukung Program Pemerintah dalam turut serta menyehatkan masyarakat Indonesia, Phapros sebagai perusahaan farmasi selalu berusaha agar menjadi yang terdepan dalam memberikan bantuan obat-obatan serta pelayanan kesehatan baik bagi korban bencana alam, masyarakat yang tinggal di daerah terpencil yang jauh dari jangkauan layanan kesehatan, maupun kepada Lembaga Swadaya Masyarakat, Instansi, Mahasiswa /Pelajar yang mengadakan kegiatan bakti sosial sesuai dengan wilayah sasaran masing masing,maupun dukungan ketersediaan obat-obatan bagi penerima manfaat di panti-panti yang minim anggaran kesehatan.

  1. Pendampingan Posyandu

Phapros mempunya 2 posyandu binaan di Ring 1 yaitu Posyandu Pelita sehat dan Posyandu Mekarsari. Pelaksanaan kegiatan dalam mendukung pendampingan tersebut dengan Pemberian bantuan berupa meja dan timbangan digital untuk bayi dan balita.

  1. Donor Darah

Guna memberikan empati kepada sesama yang membutuhkan bantuan darah serta memenuhi ketersediaan darah di PMI, Phapros bekerjasama dengan PMI Kota Semarang memiliki agenda donor darah rutin bagi karyawan, tenaga outsourching, dan siswa magang. Pada tahun 2021 dilakukan 2 (dua) kali donor darah di dua tempat yaitu Kantor Kota Lama dan Pabrik Simongan. Tahap I pada bulan Juni bertepatan dengan HUT Phapros ke 67 tercatat 106 orang yang mendonorkan darahnya. Tahap II dilakukan pada bulan Oktober terkumpul sebanyak 129 kantong darah.

  1. Bantuan Obat-obatan

Obat-obatan tidak hanya disalurkan melalui pengobatan gratis yang dilakukan Phapros, namun juga diberikan baik kepada Panti-panti, LSM, Instansi Pemerintah, Mahasiswa, Pelajar maupun komunitas lain dalam kegiatan yang kaitannya dengan kesehatan.

  1. Bantuan Kesehatan lain
  • Bantuan kelengkapan sarana prasarana untuk Posyandu Bhakti Asih berupa timbangan digital untuk bayi, balita, alat ukur tinggi badan dan timbangan dacin
  • Partisipasi dalam rangka bulan dana PMI tahun 2021 untuk mendukung kegiatan PMI yang selalu membantu masyarakat khususnya di wilayah Jawa Tengah
  • Dukungan kegiatan Humanity Run & Ride yang berbasis kegiatan amal untuk membantu masyarakat penyandang thalassemia di Kabutan Banyumas Jawa Tengah melalui ACT Purwokerto

PENDIDIKAN

  1. Pendampingan RA/MI Al Amin

Sekolah yang berada di wilayah Kelurahan Bongsari Kecamatan Semarang Barat ini adalah sekolah yang berada dibawah Kementrian Agama Kota Semarang yang membutuhkan pendampingan dikarenakan minimnya anggaran. Pendampingan Phapros di tahun 2021 berupa renovasi ruang kepala sekolah dan ruang guru serta plafon. Selain itu Phapros juga memberikan 1 unit LCD untuk kebutuhan rapat sekolah.

  1. Pendidikan Lain
  • Bantuan sponsorsip kegiatan kampus UGM Geo Night Festival 2021
  • Bantuan dana untuk kegiatan Lomba Virtual & Diskusi Millenial 2021
  • Bantuan dana santunan pendidikan kepada anak yatim yang kehilangan ayahnya karena Covid 19 kerjasama dengan IZI Kota Semarang

PELESTARIAN ALAM

    1. Kehati Taman Pelangi
  • Pelatihan penanaman dan perawatan tanaman indigo serta treatment tanah PGOT Mardi Utomo. Pelatihan tersebut diadakan di Gunung Pati bekerjasama dengan mitra Zie Batik Semarang. CSR membeli bibit tanaman Indigo yang ditanam di Taman Pelangi PGOT Mardi Utomo. Tanaman tersebut akan digunakan sebagai pewarna alami pembuatan batik.
  • Penanaman berbagai macam jenis tanaman dalam kategori tanaman langka, tanaman TOGA dan tanaman lainnya di lahan kosong PGOT Mardi Utomo.
    1. Pelestarian Alam Lainnya
  • Bantuan bibit pohon mangrove dalam rangka penanaman serentak di Wilayah Hukum Polda Semarang. Bibit yang diberikan sejumlah 2500 pohon. 
  • Bantuan dana untuk penanaman bibit mangrove oleh Forum Lingkungan Hidup dan Budaya Cirebon

 

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

      1. PKBL Phapros bekerjasama dengan HI (Human Initiative) untuk survey IKM agar mengetahui perkembangan dan kepuasaan mitra binaan atas dukungan yang diberikan Phapros. Kelompok binaan Phapros diantaranya Posyandu Pelita Sehat, Posyandu Mekarsari, Taman Pelangi PGOT Mardi Utomo, RA/MI Al Amin. Hasil dari IKM tersebut menjadi evaluasi untuk kemajuan kelompok binaan di tahun berikutnya.
      2. Bekerjasama dengan UPGRIS, PKBL melakukan penyusunan SROI (Social Return On Investment) kepada kelompok binaan untuk mengetahui seberapa besar dampak secara finansial yang  didapatkan dari program yang sudah berjalan.
      3. Bekerjasama dengan HI Semarang, PKBL melakukan penyusunan Sosmap di wilayah Kelurahan Bongsari. Tujuan dari sosmap agar dapat mengetahui gambaran kondisi sosial ekonomi dan lingkungan yang akan menjadi sasaran program PKBL

 

BENCANA ALAM DAN NON ALAM

    1. Bantuan Bencana Alam
  • Bantuan untuk korban bencana banjir yang terjadi di Jawa Tengah, Jabodetabek, Karawang, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Bengkulu, Lebong, Malang, Kupang NTT, Bima NTB, dan Sintang Kalimantan Barat.
  • Bantuan untuk korban bencana erupsi Gn. Merapi Yogyakarta, gempa bumi Sulawesi Barat dan longsor di Sumedang Jawa Barat, gempa bumi Lumajang Jawa Timur, gempa wilayah Ambarawa, Banyubiru, Jambu, Bawen, Tuntang, dan gempa bumi Karangasem Bali
  • Bantuan dana untuk karyawan yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras dan angin.

 

    1. Bantuan Bencana Non Alam
  • Dukungan PKBL terhadap pencegahan penyebaran virus Covid-19 dengan memberikan alkohol 20 liter sebanyak 10 jerigen ke Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta.
  • Pembagian sembako untuk tenaga kesehatan Puskesmas Wilayah Semarang Barat
  • Tali asih bagi anak, keluarga karyawan yang meninggal karena covid 19.
  • Bantuan program vaksinasi untuk masyarakat yang berada di kaki gunung dilaksanakan oleh Mandala Wangi bekerjasama dengan berbagai kalangan mulai dari perusahaan, komunitas, individual.
  • Bantuan multivitamin, masker dan sanitizer untuk pensiunan di acara sosialisasi pengalihan dapen RNI.
  • Pembelian Becefort sebagai dukungan program vaksinasi di Dataran Tinggi Dieng
  • Kegiatan sosial penanganan pandemi Covid-19 oleh Paguyuban Zona Industri Simongan
  • Berbagi nasi bagi warga di Ring 1 PT Phapros Tbk

 

 

 

SARANA PRASARANA

Sumbangsih kepada masyarakat sekitar juga diwujudkan dalam bentuk bantuan sarana prasaran baik untuk tempat-tempat ibadah, kebersihan lingkungan seperti bantuan tong sampah dan lainnya. Tidak hanya itu, Phapros juga memberikan bantuan rutin berupa sembako bagi Panti Asuhan Cacat Ganda Al- Rifdah dan Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih serta bantuan rutin operasional bagi Panti Asuhan Al Barokah yang terletak di Bongsari.

PELESTARIAN BUDAYA

Pelestarian cagar budaya di Solo, PKBL Phapros turut memberikan bantuan dana untuk mendirikan Hetero Space Solo. Hetero Space tersebut akan dijadikan sebagai wadah berkumpulnya para UMKM dan penggiat bisnis untuk saling berbagi ilmu serta manfaat lainnya dalam hal pengembangan usaha dan pelestarian budaya di Solo

 

INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM)

IKM dilakukan bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang. Penilaian IKM dari pelaksanaan CSR PT. Phapros Tbk bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap program – program CSR berbasis Community development yang telah dilaksanakan di 2 desa atau kelurahan yaitu, kelurahan Bongsari, dan Kelurahan Kramas terkhusus di PGOT Mardi Utomo. Penilaian ini dilakukan dalam tiga aspek pengetahuan, pelaksanaan program dan kepuasan terhadap program-program yang dirasakan oleh masyarakat. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode kuisoner dan wawancara untuk sampel sebanyak 62 responden.

No

Rancangan

Nilai IKM (%)

Mutu Pelayanan

Kinerja Unit Pelayanan

Kepentingan Unit Pelayanan

1

Posyandu Mekarsari

93,20

A

Sangat Baik

Sangat Puas

2

Posyandu Pelita Sehat

74,22

C

Kurang Baik

Kurang Puas

3

RA/MI Al Amin

98,23

A

Sangat Baik

Sangat Puas

4

Taman Pelangi PGOT Mardi Utomo

86,16

B

Baik

Puas

 

Secara garis besar, dapat disimpulkan bahwa program CSR yang dilaksanakan oleh PT Phapros Tbk sudah baik, didasarkan pada nilai IKM yang merupakan kuantifikasi dari persepsi masyarakat terhadap pelaksana program selama tahun

2021. Berdasarkan nilai IKM pada ke 4 program tersebut mendapatkan nilai rata-rata 87,93. Hal ini mengindikasikan positifnya respon masyarakat terhadap bermanfaatan program, terutama untuk program-program pemberdayaan yang mampu memberikan keuntungan ekonomis yang tinggi.