ETIKA


Sejalan dengan upaya peningkatan kualitas manajemen dan kinerja perusahaan,  PT Phapros Tbk telah bertekad untuk menjadikan Good Corporate Governance sebagai perangkat yang melandasi praktik manajemen perusahaan. Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan sistem nilai yang dapat mendorong dan menjadi perekat individu  perusahaan. Sistem nilai tersebut didokumentasikan dalam suatu Pedoman Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct), yang merupakan standar tata perilaku bagi seluruh individu pada PT Phapros Tbk dalam melaksanakan tugas dan melakukan interaksi dengan stakeholders, sesuai dengan standar etika, budaya, integritas, kepatuhan terhadap peraturan dan profesionalisme, serta menjaga citra perusahaan  di luar lingkungan kerja, sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Code of Conduct  merupakan instrumen yang penting bagi perusahaan untuk menentukan sikap dan perilaku etis yang diharapkan dari para individu perusahaan, mulai sejak Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan, yang secara langsung merupakan cerminan citra perusahaan bagi para stakeholders

Pendokumentasian Code of Conduct ini merupakan upaya untuk memenuhi tujuan sebagai berikut:

  1. Memberikan kepastian tindakan yang harus ditaati oleh individu perusahaan, sehingga menciptakan keteraturan dalam pengelolaan perusahaan.
  2. Menjadi kriteria untuk menilai kepatuhan atau penyimpangan perilaku.
  3. Upaya menciptakan suasana yang sehat dan nyaman dalam lingkungan internal perusahaan.
  4. Mendorong individu perusahaan untuk selalu bertindak profesional dan beretika serta menghindarkan diri dari tindakan yang melanggar hukum.
  5. Mendorong perbaikan mutu pelayanan, yang pada akhirnya akan meningkatkan reputasi perusahaan.

Keberhasilan penerapan Code of Conduct di lingkungan unit kerja merupakan tanggung jawab dari seluruh karyawan pimpinan (Manajer, Asisten Manajer, Staf). Untuk itu, segenap karyawan pimpinan memiliki tanggung jawab dalam memberikan pemahaman penerapan Code of Conduct kepada karyawan di unit kerja masing-masing. Sebagai bagian dalam upaya pemberian pemahaman karyawan dalam penerapan Code of Conduct, maka:

  1. Perusahaan membentuk Tim Corporate Governance untuk menangani implementasi Code of Conduct.
  2. Code of Conduct disosialisasikan kepada seluruh karyawan melalui karyawan pimpinan, sehingga dapat dipahami dan diterapkan dengan tepat, baik dan benar.
  3. Setiap karyawan mendapat satu salinan modul Code of Conduct dan menandatangani formulir pernyataan bahwa telah menerima, memahami, dan setuju untuk mematuhinya.
  4. Code of Conduct merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari PKB, sehingga setiap karyawan harus mengetahui bahwa ketidakpatuhan terhadap Code of Conduct dapat mempengaruhi hasil penilaian kinerja dan jenjang karir karyawan perusahaan.
  5. Setiap tahun, formulir pernyataan menerima, memahami, dan setuju untuk mematuhi Code of Conduct harus diperbaharui dan ditandatangani kembali oleh setiap karyawan.
  6. Tim Corporate Governance bertanggung jawab atas pendokumentasian formulir pernyataan yang telah ditandatangani karyawan.

Setiap insan Phapros memiliki tanggung jawab terhadap keberhasilan penerapan Code of Conduct dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu bentuk tanggung jawab adalah menyangkut kesediaan untuk melaporkan setiap tindakan karyawan lain atau rekan kerja yang diyakini merupakan suatu pelanggaran Code of Conduct  dan menyampaikan setiap fakta penyimpangan yang diketahuinya kepada pemimpin unit kerja.

 

Code of Conduct